Harga BBM Naik, Derita Bagiku Malapetaka Baginya

Hari ihi bertepatan pada tanggal 22 Juni 2013, hari pertama diberlakukannya harga BBM yang baru dari Rp. 4.500/liter menjadi Rp. 6.500/liter untuk bensin & dari Rp. 4.500/liter menjadi Rp. 5.500/liter untuk solar.

Seperti biasa di setiap akhir pekan, saya selalu menyempatkan diri untuk pulang kampung, jarak Kabupaten Pangkep dengan Kota Makassar yang tidak terlalu jauh menjadi alasan pulang kampung (pulkam) sebagai kegiatan rutin di akhir pekan.

****

pulkamNamun ada yang berbeda dalam agenda pulkam saya hari ini, kalau yang biasanya dengan modal Rp. 10.000 jaminan untuk sampai di kampung sudah ada dalam genggaman, dengan perhitungan Rp. 9.000 untuk 2 liter bensin dan Rp. 1.000 untuk jaga-jaga kalau ban motor kempes dalam perjalanan. Tapi kini, terhitung sejak hari ini diberlakukannya harga BBM yang baru, modal Rp. 10.000 ku hanya menjamin aku sampai di kabupaten Maros. Artinya untuk sampai di kampung, saya perlu tambahan modal kurang lebih Rp. 5.000. Tambahan modal yang tak sedikit bagi saya sebagai seorang mahasiswa.

Sungguh kenaikan harga BBM menjadi derita bagi saya, lalu bagaimana dengan kawan-kawan saya yang kampungnya lebih jauh lagi. Wah wah wah, sungguh malapetaka bagi mereka kalau tak pandai ngirit.

****

logo KC

Iklan

2 thoughts on “Harga BBM Naik, Derita Bagiku Malapetaka Baginya

  1. Penyesuaian harga BBM bersubsidi memang berat bagi masyaaat. Kita berharap keadaan ini juga merupakan pembelajaran pemerintah agar lebih suka penggunaan infrastruktur transportasi publik.
    Semoga para elt politik segera sadar 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s