Dek Kaki Saya Pegel

Cerita saya ini terjadi semalam. Berawal dari sebuah rencana saya untuk menghabiskan malam minggu kali ini di Kali Bersih kabupaten Pangkep, salah satu tempat favorit warga kabupaten Pangkep dengan sejuta pesona dan keindahannya di malam hari.

Perjalanan ketempat tersebut pun saya mulai dan akhirnya tiba. Lantas saya memutuskan untuk memarkir motor tepat di sepanjang jalan yang melintas di samping Kali Bersih, tiba-tiba datang seorang juru parkir dengan derap langkah yang begitu bersemangat dan penuh wibawa.

juru parkir“Pak aman tidak kalo helm ini saya simpan di motor aja” ucap saya pada juru parkir yang menghampiri. “Iya dek aman” kata juru parkir tersebut dengan penuh keyakinan.

Walau tak yakin, helm tersebut benar-benar saya simpan di motor, lalu kemudian bergegas ke salah satu warung bakso tak jauh dari tempat saya memarkir tadi. Ternyata juru parkir tersebut melihat jelas saya masuk ke dalam warung tersebut.

****

Selang beberapa menit kemudian saya selesai makan, lantas beranjak pergi meninggalkan warung tersebut, namun kali ini saya keluar lewat belakang warung.

Banyak hal yang kemudian saya lakukan setelah keluar dari warung tersebut, mulai dari duduk-duduk, jalan-jalan sampai nonton pegelaran musik hingga tak terasa kurang lebih dua jam waktu saya habiskan untuk semua hal tadi.

****

Akhirnya jam menujukkan pukul 22.00 wita, saya kembali ke tempat saya memarkir motor saya, tak banyak berubah, motor tetap di tempat, helm tetap di posisinya dan bahkan sang juru parkir masih tegak berdiri di samping motor saya.

Dengan serius sang juru parkir berucap kepada saya, “dek kaki saya pegel nungguin adek selesai makan diwarung sana, soalnya saya melihat adek masuk kesana”, dengan sigap saya menjawab, “iya pak, memang saya makan disana tapi nggak lama kok, setelah makan saya lanjut jalan-jalan pak”. Dengan kening yang berkerut ia kembali berucap, “hmmm… waduh adeeek… dari tadi saya berdiri terus disini jagain helm adek, soalnya saya takut helm ini hilang, harganya mahal, saya tau kok harganya dek”, dengan tersenyum saya menjawab, “oh… gitu yah pak…!!”

****

Akhirnya sepanjang perjalanan pulang saya terus tertawa mengingat keluguan juru parkir tersebut. Mungkin inilah juru parkir yang langkah kita temukan, penuh dedikasi dan tanggung jawab walau mengeluh kaki pegel. Yah, jempol deh buat sang juru parkir Kali Bersih kabupaten Pangkep. Semoga saja ia berlaku demikian kepada semua orang, dan ia melakukan hal tersebut kepada saya murni karena dedikasinya terhadap pekerjaan mulianya, bukan karena terpaksa, salah duga karena pikirnya saya sebentar saja atau karena satu dan lain hal.

****

logo KC

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s