Haruskah Aku Hijrah Ke Negerimu

i miss youTak terasa kini usiaku mendekati 23 tahun. Banyak hal yang telah aku rasakan. Kasih sayang yang tulus dari seorang ibu dan ayah, rasa cinta yang mendalam dari saudara dan para sahabatku, hingga aku melupakan bahwa kasih sayang dari seorang nenek sungguh tak aku dapatkan.

Bertahun-tahun sudah ia tak bersamaku, bukan karena ia telah tiada, tapi ia jauh di negeri seberang. Yah, nenek aku, ibu kandung dari ayahku menetap di negeri jiran Malaysia, jauh sebelum aku dilahirkan.

Mungkin kini ia telah melupakanku, atau mengingatku dikala ia rindu. Sungguh aku hanya mengenali sosoknya tatkala ketika pertama ia menemuiku ketika kematian ayahku di usianya yang masih muda.

Aku mengenalnya hanya dengan nama nenek. Kini, entah mengapa rasa rindu hadir dalam diriku untuk menemuinya, mungkin inilah perasaan tulus dari seorang cucu pertama yang begitu merindukannya. bertahun tahun sudah tak ada komunikasi, apalagi untuk sebuah pertemuan yang begitu berharga bagiku, entah baginya.

rindu

Mengenangmu terasa sulit bagiku, terlebih tak selembar foto pun yang engkau titip untukku untuk mengingatmu. Sungguh kini aku telah melupakan namamu apalagi sosokmu. Nenek, haruska aku melupakanmu, bagiku, itu sungguh tak mungkin dan teramat berat.

Kini, aku telah dewasa nek, aku pun ingin melihatmu kembali, aku telah melupakan wajah cantikmu ketika engkau menemuiku di usiaku yang masih duduk di bangku SMP, haruska aku hijrah ke negerimu untuk menemuimu.

“Dari sini kutitip rindu buatmu, duhai nenekku tersayang, Dari cucumu yang merindukanmu. Arsam”

****

logo KC

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s