Ledakan Beda Generasi

images (1)Ledakan demi lendakan kian terdengar menghiasi suasana sore menjelang waktu berbuka puasa. Yah, sore ini anak-anak berkumpul di sepanjang jalan desaku bermain petasan.

*****

Teringat 15 tahun lalu ketika usiaku menginjak 7 tahun, setiap menjelang waktu berbuka, bersama sahabat kecilku aku selalu berkumpul disalah satu sudut lapangan di desaku untuk memainkan petasan. Kala itu petasan kami hanya dua, yang pertama terbuat dari bambu kering berukuran panjang kira-kira 1 – 1,5 m yang diisi dengan minyak tanah, dan yang kedua busi bekas yang diisi dengan bubuk korek api kayu. Bersama kedua petasan ini setiap tahunnya kami selalu melewati saat-saat menjelang waktu berbuka puasa dengan membuat ledakan-ledakan disetiap penjuru desa. Bagi kami saat itu adalah sebuah hal yang menyenangkan dan seakan menjadi sebuah kebanggan tatkala ledakan yang tercipta begiku keras terdengar.

Jerita orang dewasa, dan kagetnya para usia lanjut menjadi bahan tertawaan kami kala itu. Yah, inilah kami dengan sejuta kepolasan saat itu.

header kaos kallolo

Tahun demi tahun berlalu, dua petasan ini yang menjadi kebanggan generasiku seakan raib ditelan masa, generasi baru terlahir dengan petasan yang modern, berbekal uang yang cukup, petasan sudah ada ditangan, sedikit bantuan korek api, petasan pun meledak, kreativitas bukan soal.

Sebuah potret dua generasi yang berbeda dalam menciptakan ledakan.

*****

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s